Dataset Sektoral
Jelajahi koleksi lengkap dataset pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan fitur pencarian dan filter yang mudah digunakan
Daftar Dataset
78 dataset tersedia
Populasi babi
Populasi babi adalah jumlah keseluruhan ternak babi yang hidup dan dipelihara pada suatu wilayah administratif dalam periode tertentu, termasuk babi lokal, impor, dan persilangan, sebagaimana tercatat melalui sistem pendataan resmi sesuai juknis pengumpulan dan penyajian data peternakan dirjen pkh tahun 2019.
Populasi domba
Populasi domba adalah jumlah keseluruhan ternak domba (ovis aries) yang hidup dan dipelihara dalam suatu wilayah administratif pada periode tertentu, sebagaimana tercatat melalui pendataan resmi oleh instansi terkait (misalnya dinas peternakan atau bps).
Populasi kambing potong
Populasi kambing adalah jumlah keseluruhan ternak kambing yang dipelihara atau diusahakan dalam suatu wilayah administratif (desa, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional) selama periode tertentu, termasuk kambing pedaging, kambing perah, dan kambing hobi—yang dikelola untuk menghasilkan pangan, bahan baku industri, jasa, atau produk turunannya.
Populasi kerbau potong
Banyaknya ternak kerbau yang dipelihara atau diusahakan pada periode tertentu. kerbau adalah jenis ternak ruminansia besar yang dipelihara sebagai penghasil daging, susu, dan untuk dipekerjakan (membajak, menarik pedati) dengan kebiasaan berendam di lumpur yang mencakup rumpun kerbau sungai/murrah dan kerbau lumpur/lokal dengan ciri fisik yang berbeda setiap rumpun.
Populasi sapi perah
Populasi sapi perah adalah jumlah seluruh ternak sapi perah, baik yang sedang laktasi maupun non-laktasi, termasuk bibit yang digunakan dalam pembibitan kolektif yang memenuhi syarat teknis pembibitan sesuai ketentuan kementerian pertanian (permentan nomor 55/2006), yang telah tercatat melalui pendataan resmi pada tingkat desa, kabupaten/kota, provinsi, ataupun nasional.
Populasi sapi potong lokal
Populasi sapi potong lokal adalah jumlah keseluruhan ternak sapi potong yang tergolong sebagai ternak lokal, yaitu sapi hasil persilangan atau introduksi dari luar negeri yang telah dikembangbiakkan di indonesia sampai generasi kelima atau lebih, serta telah beradaptasi dengan lingkungan dan/atau manajemen pemeliharaan setempat.