Dataset Sektoral
Jelajahi koleksi lengkap data statistik sektoral pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan fitur pencarian dan filter yang mudah digunakan
Jelajahi koleksi lengkap data statistik sektoral pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan fitur pencarian dan filter yang mudah digunakan
549 dataset tersedia
Produksi daging murni/skeletal sapi potong lokal adalah jumlah total daging otot (skeletal) murni yang dihasilkan dari sapi potong lokal (jenis sapi potong hasil persilangan atau lokal seperti bali, po, madura, dsb.) selama periode tertentu, yang dihitung dari hasil pemotongan karkas dan tidak termasuk jeroan serta potongan variasi lainnya, sebagaimana diidentifikasi dalam kategori "daging murni/skeletal" pada statistik peternakan oleh dinas ketahanan pangan dan peternakan atau instansi terkait.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan itik manila tercatat adalah kegiatan pemotongan ternak jenis itik manila (entok) yang dilakukan di fasilitas resmi seperti rumah potong hewan unggas (rph-u) atau tempat pemotongan lainnya yang diakui, dan dicatat oleh dinas peternakan di wilayah administratif terkait sebagai bagian dari pelaporan nasional.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan ternak puyuh adalah jumlah keseluruhan burung puyuh (coturnix spp.) yang disembelih atau dipotong dalam suatu wilayah administratif selama periode tertentu, sebagaimana tercatat dan dilaporkan dalam sistem pendataan resmi (direktorat jenderal peternakan dan kesehatan hewan, kementerian pertanian) sebagai bagian dari statistik pemotongan ternak nasional.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan kelinci yang dilakukan di rumah potong hewan unggas atau tempat pemotongan hewan resmi lainnya, yang dilaporkan dan dicatat oleh dinas peternakan kabupaten/kota setempat sesuai prosedur pelaporan resmi.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan itik tercatat adalah pemotongan itik yang dilaksanakan di fasilitas pemotongan resmi (misalnya rumah potong unggas maupun tempat pemotongan hewan lainnya yang berada di bawah pembinaan pemerintah atau swasta) dan dilaporkan kepada dinas peternakan kabupaten/kota sesuai ketentuan pengumpulan data peternakan kementerian pertanian.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan ternak tercatat ayam ras pedaging adalah jumlah ayam ras pedaging (broiler) yang disembelih dan dicatat secara resmi dalam periode tertentu, dilaporkan melalui rumah potong unggas (rpu) atau tempat pemotongan hewan oleh petugas, dan digunakan sebagai dasar statistik produksi daging serta perencanaan kebijakan peternakan nasional.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan ternak tercatat ayam petelur adalah jumlah pemotongan ayam petelur (ayam ras petelur) yang dilakukan di rumah potong unggas (rpu) atau fasilitas pemotongan resmi lainnya,—baik pemerintah maupun swasta—yang dilaporkan atau dicatat secara resmi oleh dinas peternakan dan kesehatan hewan setempat.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Kegiatan pemotongan (penyembelihan) ayam buras (ayam kampung / bukan ras) yang secara resmi tercatat melalui sistem pendataan, yang dilakukan sampai tercapai kematian sempurna dan dilaksanakan sesuai prinsip kesejahteraan hewan sebagai pedoman nasional.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Jumlah pemotongan kuda yang dilakukan di luar rumah potong hewan (rph) atau tempat pemotongan hewan (tph), namun telah dilaporkan melalui sistem resmi (misalnya melalui keurmaster atau pencatat peternakan), dalam suatu wilayah dan periode tertentu.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Produksi daging murni/skeletal sapi potong lokal adalah jumlah total daging otot (skeletal) murni yang dihasilkan dari sapi potong lokal (jenis sapi potong hasil persilangan atau lokal seperti bali, po, madura, dsb.) selama periode tertentu, yang dihitung dari hasil pemotongan karkas dan tidak termasuk jeroan serta potongan variasi lainnya, sebagaimana diidentifikasi dalam kategori "daging murni/skeletal" pada statistik peternakan oleh dinas ketahanan pangan dan peternakan atau instansi terkait.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan itik manila tercatat adalah kegiatan pemotongan ternak jenis itik manila (entok) yang dilakukan di fasilitas resmi seperti rumah potong hewan unggas (rph-u) atau tempat pemotongan lainnya yang diakui, dan dicatat oleh dinas peternakan di wilayah administratif terkait sebagai bagian dari pelaporan nasional.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan ternak puyuh adalah jumlah keseluruhan burung puyuh (coturnix spp.) yang disembelih atau dipotong dalam suatu wilayah administratif selama periode tertentu, sebagaimana tercatat dan dilaporkan dalam sistem pendataan resmi (direktorat jenderal peternakan dan kesehatan hewan, kementerian pertanian) sebagai bagian dari statistik pemotongan ternak nasional.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan kelinci yang dilakukan di rumah potong hewan unggas atau tempat pemotongan hewan resmi lainnya, yang dilaporkan dan dicatat oleh dinas peternakan kabupaten/kota setempat sesuai prosedur pelaporan resmi.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan itik tercatat adalah pemotongan itik yang dilaksanakan di fasilitas pemotongan resmi (misalnya rumah potong unggas maupun tempat pemotongan hewan lainnya yang berada di bawah pembinaan pemerintah atau swasta) dan dilaporkan kepada dinas peternakan kabupaten/kota sesuai ketentuan pengumpulan data peternakan kementerian pertanian.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan ternak tercatat ayam ras pedaging adalah jumlah ayam ras pedaging (broiler) yang disembelih dan dicatat secara resmi dalam periode tertentu, dilaporkan melalui rumah potong unggas (rpu) atau tempat pemotongan hewan oleh petugas, dan digunakan sebagai dasar statistik produksi daging serta perencanaan kebijakan peternakan nasional.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Pemotongan ternak tercatat ayam petelur adalah jumlah pemotongan ayam petelur (ayam ras petelur) yang dilakukan di rumah potong unggas (rpu) atau fasilitas pemotongan resmi lainnya,—baik pemerintah maupun swasta—yang dilaporkan atau dicatat secara resmi oleh dinas peternakan dan kesehatan hewan setempat.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Kegiatan pemotongan (penyembelihan) ayam buras (ayam kampung / bukan ras) yang secara resmi tercatat melalui sistem pendataan, yang dilakukan sampai tercapai kematian sempurna dan dilaksanakan sesuai prinsip kesejahteraan hewan sebagai pedoman nasional.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Jumlah pemotongan kuda yang dilakukan di luar rumah potong hewan (rph) atau tempat pemotongan hewan (tph), namun telah dilaporkan melalui sistem resmi (misalnya melalui keurmaster atau pencatat peternakan), dalam suatu wilayah dan periode tertentu.
Detail data untuk versi 2.0 belum tersedia, hanya data versi 1.0 yang tersedia.
Bantu kami meningkatkan layanan dengan feedback Anda.
Memuat survei...
Mohon tunggu, server sedang merespons
Survei Tidak Tersedia
Server survei tidak merespons. Silakan coba lagi nanti.
Satu Data Provinsi Nusa Tenggara Timur
Fitur Baru
Penyajian Data V2: Data publik kini disajikan dalam versi baru yang lebih detail, terstruktur, dan mudah dipahami oleh pengguna.
Metadata Terintegrasi INDAH BPS: Metadata dataset langsung terhubung dengan platform INDAH BPS, sehingga informasi metadata dapat ditampilkan lebih konsisten dan sesuai standar.
+4 item lainnya
Perubahan
Peningkatan Pengalaman Pengguna: Tampilan publik diperbarui agar proses pencarian, pembacaan data, akses metadata, dan eksplorasi visualisasi menjadi lebih jelas dan nyaman.